Friday, November 9, 2018

Gadis Malam Java Jive


Tadi sepintas nonton acara apa gitu di TV Nasional menampilkan profil band Java Jive yang silaturahmi ke SMA nya dan bertemu dengan guru Kesenian mereka, mereka berterimakasih dan bertanya apa ada yang ingin jadi musisi seperti mereka pada adik kelasnya.


Jadi pengen denger salah satu lagu hit mereka yang masih saja layak disimak hingga saat ini.
Java Jive adalah grup band Indonesia yang didirikan di BandungJawa Barat dengan digawangi oleh Capung, Noey, Tony, Edwin, Fatur, dan Danny. Grup band ini dibentuk pada tahun 1993.

Awalnya, grup band asal Bandung ini dibentuk pada tahun 1989 oleh oleh sekelompok anak muda yang duduk di bangku SMA Negeri 2 Bandung. Edwin Saleh (dram) dan Noey (bas) sepakat membentuk grup band dengan nama Java Jive yang diambil dari salah satu judul lagu kelompok vokal Manhattan Transfer. Setelah beberapa lama mencoba, Java Jive pun membentuk formasi lengkap dengan masuknya Micko (gitar), Tony (kibor), Fatur (perkusi/vokal), Danny (vokal) dan Neta (vokal). Sayang, pada tahun 1991, Neta, satu-satunya perempuan dalam Java Jive keluar, diikuti oleh Micko yang akhirnya bergabung dengan Protonema. Posisi Micko pun diganti oleh Capung.
Formasi inilah yang akhirnya membawa Java Jive mendapat kontrak pertama dari Musica Studio's pada tahun 1993, dan solid hingga sekarang. Lagu "Kau Yang Terindah" dari album pertama mereka langsung melejitkan nama Java Jive.
Vakum setelah sembilan tahun tak merilis album (walau pada 2006 sempat reunian di album The best yang diberi judul 1993-2006), Java Jive merilis Stay Golddengan tembang andalan Hilang pada Juli 2008.[1] Salah satu alasan mereka vakum adalah karena Danny menderita ketergantungan dengan obat-obatan terlarang.[2]
Vakum selama empat tahun tak membuat Java Jive patah berkibar. Pada tahun 2012, grup musik asal Bandung ini merilis tembang lagu berjudul Teman Sehatisebagai pertanda 20 tahun Java Jive berkibar di dunia musik.[3][4][5] Pada Bulan Agustus 2012 Java Jive mengeluarkan tembang religi Hidup Ini Indah. Dan pada bulan April 2013 mereka merilis single Jujur yang merupakan lagu recycle yang sebelumnya dibawakan oleh almarhum Bram Moersas.
Pada September 2013, album kedelapan yang berjudul Java Jive 20 Teman Sehati dirilis.[6]


Wednesday, November 7, 2018

Butuh Satu Tahun Bujuk GnR Supaya Mau Konser di Indonesia Tanpa Band Pembuka

Butuh Satu Tahun Bujuk GnR Supaya Mau Datang ke Indonesia Tanpa Band Pembuka
Grup rock legendaris Guns N' Roses akan menggelar konser di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat, Kamis (8/11/2018) malam. Diketahui konser ini adalah rangkaian tur dunia 'Not In This Lifetime' yang sudah dimulai sejak April 2016. Berikut ini tim Tribunnews.com himpun fakta-fakta terkait konser Guns N' Roses di Jakarta ini dilansir dari Kompas.com. Baca: Nonton Konser Guns N Roses, Fans Cewek Ini Bakal Bawa Mawar Merah Simak selengkapnya di sini! 1. Butuh satu tahun untuk bujuk Guns N' Roses datang ke Indonesia Dilansir Tribunnews.com dari Kompas.com pada Rabu (7/11/2018), juru bicara promotor konser Guns N' Roses 'Not In This Lifetime Tour Jakarta', Adib Hidayat sempat menegaskan pertunjukan akan sesuai dengan rencana semula. Pasalnya, banyak yang bertanya kepada dirinya, apakah konser ini akan benar diadakan atau tidak. Adib kemudian bercerita bahwa membutuhkan satu tahun untuk membujuk band legendaris ini untuk tampil di Indonesia. "Cukup lama ya, hampir setahun dari mereka memutuskan tur ke Asia, dari tahun lalu itu sudah mulai tapi waktu itu yang dapat giliran Singapura, abis itu baru tahun ini Indonesia, dan formasinya berbeda dari beberapa tahun lalu" tutur Adib. "Semoga ini menjadi salah satu konser yang bakal ditunggu karena kedatangan mereka beberapa tahun lalu kan cuma Axl nih," sambungnya. 2. Personel Guns N' Roses sudah tiba di Jakarta Adib Hidayat kembali menjelaskan bahwa personel Guns N' Roses telah tiba pada Selasa (6/11/2018) siang. "Iya tadi sekitar jam 1 (siang) sudah hadir jadi mereka, semua tim (personel) sudah hadir di sini," ucap Adib usai melihat area konser band tersebut di Stadion Utama GBK, Jakarta Pusat, Selasa (6/11/2018). Setelah tiba di Jakarta, dikabarkan Guns N' Roses akan segera melakukan check sound menjelang konser. Check sound dijadwalkan pada hari Rabu (7/11/2018) atau ketika hari H. Para personel Guns N' Roses direncanakan akan berada di Indonesia selama tiga hari sebelum mereka melanjutkan rangkaian turnya di Manila, Filipina, pada 11 November 2018. "Sampai berapa harinya mereka (Guns N Roses) kalau tidak salah dari tanggal 9 (November) sudah langsung pergi, ke kawasan Asia lain," ucap Adib. 3. Presiden Jokowi diundang menonton konser ini Dalam konser tersebut, pihak promotor mengaku turut mengundang Presiden Joko Widodo (Jokowi) karena diketahui ia menggemari musik-musik cadas. "Belum tahu (hadir atau tidak). (tapi) Sudah disiapkan kalau dia (Jokowi) datang," ucap Adib Hidayat saat ditemui di Stadion Utama GBK, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (6/11/2018). Rencananya Presiden Joko Widodo dijadwalkan menghadiri penampilan Axl Rose dan kawan-kawan ini. Namun, belum bisa dipastikan hal tersebut melihat agenda kerja presiden yang padat. "Coba tanya Pak Bey (Triadi) Machmudin (Deputi Protokol Pers dan Media Sekretariat Presiden) saja karena dia lebih tahu (hadir atau tidaknya), kita sudah kabarin beliau kabarnya mau datang cuma belum konfirmasi, jadi datang atau tidak lihat saja besok," ungkap Adib. 4. Gun N' Roses merasa senang bisa tampil di GBK Menurut Ron Chamberlain selaku Tour Representative/GNR Production Manager, Axl Rose dan kawan-kawan sangat senang bisa tampil di GBK. "Venuenya fantastik, bersih, cantik, dan (personel) band antusias. Kita sudah lihat venuenya dan sangat senang. Mereka tidak sabar untuk konser," ucap Ron saat ditemui dalam jumpa pers konser Guns N' Roses di Stadion Utama GBK, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (6/11/2018). Chamberlain juga mengatakan bahwa personelnya siap menghibur para penggemar di Indonesia dengan lagu-lagu hitsnya. "(Selama) tiga jam dari semua album dan lagu-lagu pilihan yang keren (akan dibawakan oleh Guns N' Roses)," ucap Chamberlain. Tak hanya itu, agar bisa tampil maksimal, Chamberlain mengatakan bahwa Guns N' Roses membawa semua peralatan dan krunya dalam konser tersebut. "(Sebanyak) 50 orang kru, 40 ton kargo terdiri dari sound dan lighting," ungkap Ron. Konser tersebut merupakan tur pembuka pertama Guns N' Roses di Asia, dan menjadi konser internasional pertama di Stadion Utama GBK, Jakarta setelah direnovasi beberapa waktu lalu. 5. Persiapan konser Guns N' Roses Persiapan konser ini terus dikerjakan oleh pihak promotor. "Preparasi sudah 80 persen untuk stage. Nanti teman-teman (para wartawan) kami ajak untuk tur sebentar, lihat panggung yang (sedang) di-set-up, (tetapi) berapa panjang panggung (dari) kiri ke kanan belum bisa dihitung, walaupun tadi sempat kita review," ucap Adib Hidaya ketika ditemui di Stadion Utama GBK, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (6/11/2018). Adib menjelaskan saat itu yang belum dikerjakan tinggal pemasangan peralatan musik. "Kan belum ada alat-alat (musik) tadi (di panggung), belum datang, (belum) loading alat-alat mereka, gitarnya segala macam," ucapnya lagi. Diketahui, untuk konser Guns N' Roses ini dipastikan tidak akan ada penampil pembuka. "Langsung (Guns N' Roses yang tampil), rata-rata konser rock begitu, tiga sampai empat jam langsung (mulai), jadi no need opening," ucap Adib. "Cuma akan ada kejutan, besok yang nyanyi Indonesia Raya siapa. Jadi, teman-teman datang awal saja," sambungnya. Agar konser berjalan lancar, pihak kepolisian menyiapkan pengamanan dengan menyebar 1.000 personel kepolisian di lokasi konser, ditambah 3.000 personel keamanan yang disiapkan oleh pihak promotor. Sementara itu, pihak promotor menjual 50 ribu tiket dalam konser tersebut agar bisa menampung banyak penggemar band pelantun "November Rain" itu.

Guns N Roses Konser di Jakarta Sugeng Rawuh neng Alas!

Guns N Roses Konser di Jakarta

Sugeng Rawuh neng Alas! Hari ini, 8 November 2018, grup rock legendaris asal Amerika, Guns N' Roses (GNR) akan menghibur penggemarnya di Indonesia melalui konser bertajuk ‘Not In This Time Lifetime Tour’.
Konser tersebut akan dilangsungkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Ini merupakan konser kedua yang dilakukan GNR di Indoensia, pertama kali mereka mengadakan konser di tahun 2012 lalu. Saat itu, mereka tidak tampil dengan formasi klasik, hanya Axl Rose sang vokalis saja yang masih berasal dari formasi utama. Sementara untuk konser yang kedua kalinya, mereka akan tampil dengan formasi klasik yakni Axl Rose, Slash Hudson, Duff McKagan, Dizzy Reed. Nah, bagi kamu yang sudah tidak sabar atau belum beruntung bisa menyaksikan konser GNR 8 November nanti, jangan bersedih! Suar.ID merangkumkan 5 fakta seputar konser GNR di Indoensia. Apa saja sih? 1. Telah tiba di Indonesia (dari kiri) Ron Chamberlain (GNR Tour Representative) Samantha Tzovolos (Promotor Third Eye Management/TEM), Dale Skjerseth (GNR Production Manager), Sudir Syahl (CEO Bookmyshow), dan Adib Hidayat (Perwakilan Promotor) saat meninjau venue konser Guns N Roses di GBK, Jakarta Pusat, Selasa (6/11/2018). (dari kiri) Ron Chamberlain (GNR Tour Representative) Samantha Tzovolos (Promotor Third Eye Management/TEM), Dale Skjerseth (GNR Production Manager), Sudir Syahl (CEO Bookmyshow), dan Adib Hidayat (Perwakilan Promotor) saat meninjau venue konser Guns N Roses di GBK, Jakarta Pusat, Selasa (6/11/2018). Mengutip Kompas.com, GNR telah menginjakkan kaki di Indonesia dua hari jelang konser, yakni pada Selasa (6/11/2018) sekitar jam 1 siang. Hal ini diperoleh dari keterangan Adib Hidayat selaku juru bicara dari promotor TEM dan Unusual. "Iya tadi sekitar jam 1 (siang) sudah hadir jadi mereka, semua tim (personel) sudah hadir di sini," ucap Adib usai melihat area konser band tersebut di Stadion Utama GBK, Jakarta Pusat, Selasa (6/11/2018). Adib juga mengatakan, Slash dan kawan-kawan akan segera melakukan check sound jelang konser. GNR akan berada di Indonesia selama 3 hari sampai tanggal 9 November, sebelum mereka akan melanjutkan rangkaian turnya di Manila, Filipina, 11 November 2018. 2. Bawa perlengkapan 40 ton Panggung Guns N Roses di SUGBK, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (6/11/2018). GNR ingin tampil maksimal menghibur penggemarnya di Indonesia. Ini dibuktikan salah satunya dengan membawa perlengkapan yang tak main-main jumlahnya mencapai 40 ton. Perlenngkapan ini terdiri atas sound, lighting, dan LED. "Mereka ingin optimal dalam konsernya, GNR membawa perlengkapan seperti sound system, amplyfire, hingga lighting dengan kargo sendiri seberat 40 ton," ujar Ron Chamberlain selaku Tour Representative atau GNR Production Manager dikutip dari Wartakotalive.com. Samant, selaku perwakilan dari promotor Thrid Eye Management juga mengungkapkan, semua personil GNR sangat antusias untuk menjalani konser turnya di Indonesia. 3. Minta disediakan rendang GNR memiliki permintaan khusus pada konser keduanya di Indonesia ini. Jika dulu saat pertamakali konser di Indonesia meminta untuk disediakan bunga mawar, kali ini mereka menginginkan makanan. Menurut manajer produksi GNR dilansir dari Viva.co.id, Dale Skjerseth saat berada di GBK, mereka meminta disediakan nasi goreng dan rendang. "Pokoknya, harus ada nasi goreng dan rendang sebagai riders," katanya dikutip dari Viva.co.id. 4. Harga tiket Beberapa petugas yang berada di loket tiket konser Guns N Roses di Parkir Timur GBK, Selasa (6/11/2018). Harga tiket konser GNR yang termurah adalah Rp450 ribu hingga yang termahal Rp5 juta. Rinciannya adalah Rp 450 ribu untuk green zone, Rp 600 ribu untuk blue zone, lalu Ro 750 ribu untuk purple zone. Kemudian Rp 850 ribu untuk purple zone (berdiri), Rp 1 juta untuk yellow zone, Rp 1,2 juta untuk Rock Zone A (standing), Rp 3 juta untuk kelas orange zone, dan VVIP dibanderol Rp 5 juta. Per Selasa (6/11/2018) dikutip dari Tribun Jakarta, Grace selaku koordinator tiket di CGV Pasific Place mengatakan sebanyak 50 ribu tiket sudah terjual. Selain itu, Grace juga mengatakan pada hari H konser, akan ada penjualan tiket secara on the spot (OTS) di Gelora Bung Karno (GBK). "Pas hari H masyarakat juga bisa membeli tiket on the spot, kira-kira 1.000 tiket yang akan dijual," katanya di Pasific Place, Selasa (6/11/2018). Lokasi penjualan tiket ini ada di Parkir Timur GBK, nantinya selain ada loket penukaran e-tiket juga ada loket penjualan tiket. 5. Panggung konser Panggung yang akan digunakan untuk konser Gun N' Rose di SUGBK. Antusiasme personil GNR akan konser turnya di Indonesia ini seperti diungkapkan oleh Ron Chamberlain, selaku Tour Representative atau GNR Production Manager, juga dikarenakan panggung konser yang megah dan disajikan sangat fantastik. "Venuenya fantastik, bersih, cantik, dan band antusias. Kita sudah kihat venuenya dan sangat bersenang-senang. Mereka nggak sabar untuk konser," ucap Ron Chamberlain dikutip dari Watakotalve.com. Rumput di stadion GBK akan ditutup seluruhnya untuk konser tersebut agar tidak rusak dengan papan berbahan akrilik. Panggung konser tersebut berdiri di bagian lintasan atletik. Disediakan pula 1 layar besar di tengah dan 2 layar di sisi kanan dan kiri panggung.