Sunday, February 28, 2021

Batal Nikahi Adit Jayusman, Ayu Ting-Ting Kepergok Liburan Dengan Sosok Ini, Pekerjaannya Bikin Melongo, Kekasih Baru?

 


Batal Nikahi Adit Jayusman, Ayu Ting-Ting Kepergok Liburan Dengan Sosok Ini, Pekerjaannya Bikin Melongo, Kekasih Baru?


Kedekatan Ayu Ting-Ting dengan Brata pasca batal menikah dengan Adit Jayusman 


Telan Pil Pahit Batal Menikah Dengan Adit Jayusman, Ayu Ting-Ting Sempat Kepergok Liburan Dengan Sosok Ini, Pekerjaannya Bikin Melongo, Benarkah Kekasih Baru?

Sajiansedap.com - Nama Ayu Ting-Ting belakangan tengah menjadi sorotan.

Terlebih lagi perihal kisah asmaranya.

Gagal nenikah dengan Adit Jayusman, penyebab retaknya cinta Adit Jayusman dan Ayu Ting Ting masih jadi misteri.

Hingga saat ini eks Enji itu masih tutup mulut soal penyebab kandasnya cintanya dengan Adit Jayusman.

Tentunya hal itu pun membuat para penggemarnya penasaran.

Tak hanya para penggemarnya, Ayu Ting Ting pun kini menuai dukungan dari banyak orang.

Salah satunya dari pria bernama Brata yang merupakan 'kekasih' Ayu Ting Ting saat di Rusia.

Rupanya diam-diam, Brata sempat menuliskan ucapan semangat untuk Ayu Ting Ting yang batal dinikahi Adit Jayusman.

Seperti apakah ucapan semangat tersebut?

Ucapan Semangat Brata Untuk Ayu Ting-Ting

Seperti kala Ayu Ting Ting memposting aksinya saat di acara Lapor Pak Trans 7, baru-baru ini.

"Guys now @laporpak_trans7 hanya di @officialtrans7," tulis Ayu Ting Ting.

Lewat @bratakartasasmita memberikan komentarnya.

"Ngakak asli ... kenape jadi Komedian sihhhhhhh Andaaaaaaa," tulisnya.

Ternyata setelah ditelusuri akun instagramnya, Brata banyak memajang soal Ayu Ting Ting, termasuk saat batal menikah dengan Adit Jayusman.

"Hi Perempuan Tegar diseberang Sana.@ayutingting92 .

Percakapan Singkat kita hari ini

Semoga jadi penanda kamu sudah baik baik saja.

“Sungguh Baik-Baik Saja.”

Klise memang Something Happen a reason and take it as a lesson.. But thats So true.

Happy pinky “heartfelt” day .

You will gonna meet the written on your “LauhulMahfudz”..," tulisnya.

Kedekatan Ayu dengan Brata 

Selain itu, saat Ayu melakukan klarifikasi soal batalnya pernikahan itu, Brata juga memposting ajakan untuk menontonnya.

"Menjawab semua tanya ...???

Apakah yang akan bunda @ayutingting92 jawab???

Artikel Berlanjut Setelah Video di Bawah ini : 

Semua jawabannya hanya ada di youtube @qissyoutv pagi ini jam 10.00," tulisnya.

Nah, pada pertengahan 2020 lalu, Ayu Ting Ting dan Brata sempat bikin heboh.

Kebersamaan Saat di Rusia

Mereka memperlihatkan kebersamaan pada liburan di berbagai kota di Rusia.

Apalagi, Ayu menyebutnya kekasihnya selama di Rusia.

“Brata pacar aku selama di sini,” ujarnya dalam live storynya, Jumat (07/02).

Pria tersebut pun bertanya kenapa hanya jadi pacar selama di Rusia.

“Selama di sini doang akh, males,” lanjut Ayu.

Kata Ayu sejak fotonya bersama Brata beredar di media sosial, banyak fans yang kepo dengan siapa Brata.

“Rame dia, kehidupannya diporakporandakan, sampai ke masa lalu dicari-cari,” jelas Ayu.

Ayu dan Brata sangat benar bagaimana sebagian fans ingin melihat siapa kekasih Ayu Ting Ting sebenarnya.

Hingga mereka pun membuat video untuk menggoda fans mereka.

Dalam video di tengah hujan salju, terlihat Brata merekam Ayu yang sedang berjalan.

“I Love You,” ujar Brata. Ayu yang mendengar itu tertawa bahak dan membalas salam cinta dalam bahasa Korea.

Lalu siapakah Brata? Dari informasi yang dihimpun Brata adalah seorang model yang pernah berkompetisi di ajang Mr Universe 2018.

Dia pemilik bisnis fashion Bratt Indonesia dan owner Bratt School.

Dia disebut seorang dokter kecantikan yang bekerja di Klinik Derma Pro Jakarta, tempat yang biasa Ayu datangi.

istri dirumah sendirian diperkosa oleh keluarganya sendiri

 


Ilustrasi istri dirumah sendirian diperkosa oleh keluarganya sendiri (TribunnewsMaker.com)

TRIBUNJAMBI.COM - Berniat ingin mencuri ayam, namun seorang pria ini malah tak kuat menahan nafsunya melihat ibu rumah tangga ini sedang tidur.

Niat mencuri ayam itupun akhirnya berubah dengan hasrat tak terbendung yang keluar dari si pria.

Hal ini terjadi karena si pria melihat kondisi ibu rumah tangga pemilik rumah itu tidur di balik kelambu.

Pria ini tak kausa menahan nafsunya saat mengintip Bu RT tidur di balik kelambu hingga akhirnya memperkosanya.

Sang Ibu Rumah Tangga begitu tak menyangka ketika mengetahui ternyata sosok pemerkosanya begitu ia kenali.

Kejadian tak menyenangkan itu terjadi di sebuah rumah milik Bunga (nama samaran), seorang Ibu Rumah Tangga yang sedang tertidur subuh hari.

Pria berinisial LS (32) awalnya tidak ada niat untuk memperkosa wanita.

Hanya saja, saat itu tanpa sengaja matanya tertuju pada korban, sebut saja Bunga yang tengah tidur di dalam pondok.

Samar-samar, pelaku yang tengah mengendap-endap, melihat dari celah dinding pondok, ada Bunga.

Gairah LS bangkit dan dia melancarkan aksinya untuk menyetubuhi korban.

LS tak mampu menahan hasrat matanya untuk mencicipi tubuh sang Ibu Rumah Tangga yang tidur di pondokan.

Korban merupakan ibu rumah tangga warga Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat .

LS sudah ditetapkan sebagai tersangka tindak pidana pemerkosaan oleh penegak hukum setelah ditangkap polisi.

Pelaku diamankan oleh Anggota Polsek Sayan jajaran Polres Melawi, di Desa Tumbang Kajamei, Kecamatan Bukit Raya, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah.

Kepada petugas, tersangka LS mengaku setengah mabuk saat melakukan aksi bejadnya tersebut.

Tersangka mengakui, pada hari Sabtu, 6 Februari 2021, sekitar pukul 02.30 wib, semula pelaku hanya berniat mencuri ayam.

Dengan cara mengendap-endap di sebuah celah yang ada di pondokan tersebut, lantas LS berhasil menyentuh tubuh korban.

Untungnya, belum sampai memperkosanya dengan benar-benar sang Ibu Rumah Tangga terbangun.

"Tersangka mengaku dalam kondisi setengah mabuk setelah mengkonsumsi miras kemudian pergi dengan berjalan kaki hendak

mencuri ayam yang ada di sekitar pondok," kata Kapolres Melawi, AKBP Sigit Eliyanto Nurharjanto melalui Paur Subbag Humas, Birpka Arbain, Jumat 26 Februari 2021.

Namun, ketika sampai di pondok, pelaku mengintip dari celah yang ada sekeliling pondok melihat Bunga tertidur pulas.

Saat itu kemudian muncul niat buruk LS untuk menyetubuhi Bunga.

"Agar tidak dikenali oleh korban, pelaku menggunakan baju kaos hitam yg digunakannya lalu diikat di kepala menutupi bagian

wajah hanya menyisakan bagian mata sehingga mirip topeng," ungkap Arbain.

LS lalu masuk dari pintu belakang pondok.

Memanjat dinding kamar, menuju tempat tidur Bunga.

Melihat Bunga tertidur pulas, LS menutup wajah korban dengan kelambu.

Setelah itu LS menarik celana pendek dan celana dalam korban hingga ke bagian lutut, kemudian dengan paksa menyetubuhi Bunga.

Saat tersadar, korban lalu membuka kelambu yang menutup mukanya.

Dalam gelap, dia melihat seorang laki-laki menggunakan topeng kain sudah menindih dan memeluknya.

Saat pelaku memaksa berhubungan badan, Bunga sempat berteriak dan melawan, melepaskan pelukan laki-laki tersebut sambil menarik topeng di kepalanya hingga terlepas.

"Ternyata laki-laki itu LS. Masih memiliki hubungan keluarga dengan pelapor," ungkap Arbain.

Meski identitasnya terkuak, lelaki itu tetap memaksa Bunga berhubungan badan.

Bunga tetap berontak, hingga keduanya jatuh dari tempat tidur ke lantai pondok.

"Saat itu korban hendak lari namun ditangkap lagi pelaku. Pelaku memaksa menyetubuhi korban," jelasnya.

Setelah selesai melakukan aksi bejatnya, pelaku berdiri menggunakan pakaian dan mengancam korban agar tidak melapor.

Atas perbuatannya, tersangka disangkakan pasal 285 KUHP, karena memaksa seorang wanita melakukan persetubuhan di luar perkawinan, diancam karena melakukan perkosaan dengan pidana penjara 12 tahun.

viral Moge ditendang Paspampres, ini 9 wilayah sekitar istana yang masuk Ring 1

 


Viral Moge Ditendang Paspampres, Ini 9 Wilayah di Sekitar Istana yang Masuk Ring 1 

Minggu, 28 Februari 2021 20:38 WIB zoom-in 

Viral Moge Ditendang Paspampres, Ini 9 Wilayah di Sekitar Istana yang Masuk Ring 1 Capture Instagram @bodatnation Pengendara moge terobos ring 1 Istana. 

 TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - 

 Peristiwa pengendara motor yang ditendang oleh anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) viral di kalangan masyarakat. Peristiwa ini terjadi di Jalan Veteran III, yang berada di belakang Istana Kepresidenan. Wilayah tersebut masuk dalam klasifikasi Ring 1 yang diamankan oleh Paspampres dan dibantu oleh Bagian Ketertiban dan Keamanan Dalam (Tibkamdal) Sekretariat Presiden dan Bagian Kendaraan dan Keamanan Dalam (BKKD). 

Baca juga: Besok, Rombongan Pengendara Moge yang Ditendang Paspampres Bakal Dipanggil Polisi Mengutip Peraturan Menteri Sekretariat Negara (Permensesneg) Nomor 14 tahun 2016, berikut sembilan wilayah atau obyek yang masuk klasifikasi Ring 1: 

 1. Halaman kompleks Istana Kepresidenan Jakarta 

2. Istana Merdeka 

3. Istana Negara 

4. Gedung Kantor Presiden 

5. Gedung Kantor Staf Presiden 

6. Wisma Negara 

7. Gedung Kantor Sekretariat Presiden 

8. Istana Wakil Presiden 

9. Gedung Kantor Sekretariat Wakil Presiden 

Mengutip Portal PPID TNI, Paspampres bertanggung jawab penuh atas keselamatan hidup Very-Very Important Person (VVIP). VVIP yang dimaksud terdiri dari Presiden RI beserta keluarga, Wakil Presiden beserta keluarga, Mantan Presiden/Wakil Presiden. Selain itu, tamu Negara setingkat kepala Negara atau kepala pemerintahan, beserta keluarga mereka, yang berkunjung ke Indonesia. Dalam melaksanakan sebuah operasi pengamanan, Paspampres berkoordinasi dengan unsur Polri dan TNI yang berwenang di lokasi yang dikunjungi oleh VVIP. 

Secara umum terdapat tiga lapis penjagaan dalam sebuah operasi pengamanan. Paspampres bertanggung jawab penuh terhadap pengamanan terdalam (Ring 1) atau yang berada paling dekat dengan VVIP. Lapis penjagaan selanjutnya, sebut saja Ring 2 dan Ring 3, dilakukan oleh unsur Polri dan TNI yang berwenang. Berbagai usaha meminimalisir ancaman bermacam-macam bentuknya, seperti pengintaian oleh penembak jarak jauh, pemasangan security dan X-Ray door. Penjagaan ketat juga mencakup pengawal pribadi VVIP yang siap menjadi human shield atau tameng manusia demi keselamatan jiwa VVIP.

Artidjo Alkostar, Sosok yang Ditakuti Koruptor Wafat, Berikut Perjalanan Karirnya

 


Artidjo Alkostar, Sosok yang Ditakuti Koruptor Wafat, Berikut Perjalanan Karirnya Minggu, 28 Februari 2021 16:07 WIB Baca Selanjutnya: Sosok Artidjo Alkostar, Hakim Agung yang Ditakuti Para Koruptor, Meninggal Dunia Siang Tadi X zoom-in Artidjo Alkostar, Sosok yang Ditakuti Koruptor Wafat, Berikut Perjalanan Karirnya Fransiskus Adhiyuda/Tribunnews.com Artidjo Alkostar 

 TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - 

Anggota Dewan Pengawas (Dewas) Komisi pemberantasan Korupsi (KPK) Artidjo Alkostar tutup usia, Minggu (28/2/2021). Mantan hakim agung tersebut menghembuskan nafas terakhirnya pada usia 71 tahun. Artidjo Alkostar diketahui dilantik Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (20/12/2019) setelah dirinya purna tugas dari Mahkamah Agung (MA) pada 22 Mei 2018. 

Perjalanan karir Artidjo Alkostar Artidjo Alkostar diketahui lahir di Situbondo, Jawa Timur pada 22 Mei 1948. Ia menamatkan pendidikan SMA di Asem Bagus, Situbondo. Setelah lulus SMA, Artidjo Alkostar masuk Fakultas Hukum (FH) Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta. Selama menjadi mahasiswa, Artidjo Alkostar aktif di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) serta menjadi Dewan Mahasiswa. Ia pun berhasil menyandang gelar sarjana hukum pada tahun 1976. Setelah lulus kuliah, Artidjo Alkostar mengabdi menjadi pengajar di almamaternya, FH UII. Selama mengajar di FH UII, Artidjo mengisi mata kuliah Hukum Acara Pidana dan Etika Profesi, serta mata kuliah HAM untuk mahasiswa S2. Baca juga: Sosok Artidjo Alkostar, Hakim Agung yang Ditakuti Para Koruptor, Meninggal Dunia Siang Tadi Selain itu, Artidjo Alkostar juga aktif di Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Yogyakarta. Pada 1983 Artidjo Alkostar pernah mengikuti pelatihan untuk lawyer mengenai Hak Asasi Manusia di Columbia University selama enam bulan. Di saat yang sama, Artidjo Alkostar juga bekerja di Human Right Watch divisi Asia di New York selama dua tahun. Pada 1981 hingga 1983, Artidjo Alkostar menduduki jabatan sebagai Wakil Direktur LBH Yogyakarta. Setelah itu, Artidjo Alkostar diangkat menjadi Direktur LBH Yogyakarta pada 1983-1989. Setelah pulang dari Amerika Serikat, Artidjo Alkostar kemudian mendirikan kantor pengacara yang dinamakan Artidjo Alkostar and Associates hingga tahun 2000. Baca juga: BREAKING NEWS: Anggota Dewas KPK Artidjo Alkostar Meninggal Dunia Selama menjadi advokat, Artidjo pernah menangani beberapa kasus penting, di antaranya Anggota Tim Pembela Insiden Santa Cruz di Dili (Timor Timur 1992), dan Ketua Tim Pembela gugatan terhadap Kapolri dalam kasus Pelarungan Darah Udin (wartawan Bernas Fuad M Syafruddin). Pada tahun 2000, Artidjo Alkostar terpaksa harus menutup kantor hukumnya tersebut karena dirinya terpilih sebagai Hakim Agung. Sepak Terjang sebagai Hakim Setelah 28 tahun menjadi advokat, Artidjo Alkostar kemudian mengabdikan dirinya sebagai hakim agung di MA sejak tahun 2000. Sepanjang menjadi hakim agung, Artidjo Alkostar telah menyelesaikan berkas di MA sebanyak 19.708 perkara. Bila dirata-rata selama 18 tahun, Artidjo menyelesaikan 1.095 perkara setiap tahun. Artidjo Alkostar juga dikenal tegas dalam memutus hukuman. Artidjo beberapa kali memperberat hukuman koruptor yang mengajukan kasasi ke MA. Di antaranya adalah mantan Ketua MK Akil Mochtar, Luthfi Hasan Ishaaq, Angelina Sondakh hingga Anas Urbaningrum. Sosok Artidjo Alakostar Semasa menjadi Hakim Agung, Artidjo dikenal sebagai pekerja keras. Dikutip dari Kompas.com, selama 18 tahun menjadi Hakim Agung, Artidjo telah menyelesaikan 19.708 perkara atau rata-rata 1.095 perkara setiap tahun. Artidjo mengaku, kerja ikhlaslah yang menjadi pegangan dirinya dalam bekerja. "Saya bisa bekerja sampai larut malam, pulang pun membawa berkas, besok sudah habis, tetapi kalau kita tidak ihklas itu energi kita menjadi racun dalam tubuh, menjadi penyakit," ucapnya kepada Kompas.com pada Rabu, 29 Mei 2018. Ia bersyukur tak banyak penyakit yang hinggap di tubuh kurusnya meski kerap bekerja ekstra keras. Sambil berseloroh, Artidjo bilang penyakit pun tahu diri tak mau hinggap di tubuhnya. Tak hanya itu, ketika masih menjadi Hakim Agung, Artidjo tak pernah mengambil cuti. Baca juga: Cerita Artidjo Alkostar Pernah Dilobi Pengusaha Asal Surabaya: Keluar Atau Kursi Anda Saya Terjang Selain itu, ia juga menolak ketika diajak ke luar negeri. Ia menolak ke luar negeri karena hal itu bakal berdampak pada pekerjaanya. "Saya tidak pernah mau (diajak ke luar negeri), konsekuensinya nanti karena tiap hari itu ada penetapan tahanan itu seluruh Indonesia, itu tidak bisa ditinggal karena nanti bisa itu keluar demi hukum. Nanti yang disalahkan saya," kata dia sembari tertawa. Harta Kekayaan tak sampai Rp 200 juta Dalam LHKPN yang dilaporkan pada 29 Maret 2018/peridoe 2017, Artidjo tercatat hanya memiliki harta sebesar Rp 181,9 juta. Jumlah harta ini paling sedikit dibanding jumlah harta Anggota Dewan Pengawas KPK lainnya. Berdasarkan LHKPN terakhir, Tumpak Hatorangan Panggabean tumpak memiliki harta sebesar Rp 9,973 miliar, Hardjono Rp 13,815 miliar, Albertina Ho Rp 1,179 miliar. Berdasarkan LHKPN yang dilaporkan terakhir, Artidjo tak memiliki kendaraan mewah. Ia hanya memiliki satu motor keluaran tahun 1978 yakni motor Honda Astrea yang nilainya Rp 1 juta. Kendaraan lain yang ia miliki yakni sebuah mobil Chevrolet minibus tahun 2014, yang ditaksir bernilai Rp. 40 juta. Selain itu, Artidjo memiliki dua bidang tanah di Sleman. Berikut rincian harta Artidjo sebagaimana dilaporkan dalam LHKPN pada 29 Maret 2018: Tanah Seluas 197 m2 di Sleman, hasil sendiri Rp. 36.960.000 Tanah Seluas 274 m2 di Sleman, hasil sendiri Rp. 40.000.000 Motor honda Astrea tahun 1978 hasil sendiri Rp 1.000.000 Mobil Chevrolet minibus tahun 2014, hasil sendiri Rp. 40.000.000 Harta bergerak lainnya Rp 4.000.000 Kas dan setara kas Rp 60.036.576 Total harta kekayaan Rp. 181.996.576 Riwayat Karier Wakil Direktur LBH Yogyakarta (1981-1983) Direktur LBH Yogyakarta (1983-1989) Pengacara Human Right Watch divisi Asia, New York (1989-1991) Pendiri Artidjo Alkostar and Associates (1991-2000) Dosen Fakultas Hukum dan Pascasarjana UII (1976-2016) Hakim Agung Mahkamah Agung RI (2000-2016) Ketua Kamar Pidana Mahkamah Agung RI (2014-2016) Anggota Dewan Pengawas KPK (2019-sekarang)

Saturday, February 27, 2021

OTT Kasus Suap yang Libatkan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, KPK Sita Koper Berisi Rp2 Miliar

 



 

OTT Kasus Suap yang Libatkan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, KPK Sita Koper Berisi Rp2 Miliar

Minggu, 28 Februari 2021 09:47 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah telah ditetapkan tersangka kasus suap proyekinfrakstruktur.

Dalam operasi tangkap tangan (OTT), KPK menyita koper berisi Rp2 miliar.

Uang tersebut sedianya akan diberikan kepada Nurdin melalui orang kepercayaannya.

Total ada tiga tersangka yang telah ditetapkan oleh KPK dalam kasus suap ini.

Mereka adalah Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, Sekretaris Dinas PUTR Provinsi Sulsel Edy Rahmat, dan Direktur PT Agung Perdana Bulukumba Agung Sucipto.

Dikutip dari Kompas.com, Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan mulanya Agung bersama sopir Edy, Irfan bertemu di sebuah rumah makan di Makassar pada Jumat (26/2) malam.

Setelah itu, Agung dan Edi menumpang dalam satu mobil milik Agung menuju Jalan Hasannudin.

Sementara Irfan juga turut mengemudi mobil mengiringi mereka.

Baca: Gubernur Sulsel Terjaring OTT KPK, Terungkap Ternyata terkait Proyek Infrastruktur Jalan

“Dengan beriringan mobil, IF mengemudikan mobil milik ER. Sedangkan AS dan ER bersama dalam satu mobil milik AS menuju ke jalan Hasannudin,” papar Firli dalam konferensi pers yang disiarkan kanal YouTube KPK, Minggu (28/2/2021) dini hari.

Dalam perjalanan tersebut, Agung menyerahkan proposal sejumlah proyek pekerjaan infrastruktur di Kabupaten Binjai, Sulsel Tahun Anggaran 2021 pada Edy.

Kemudian sekira pukul 21.00 Wita, Irfan mengambil koper yang diduga berisi uang dari dalam mobil Agung untuk dipindahkan ke bagasi mobil milik Edy.

Tak lama kemudian, yakni pukul 23.00 Wita, Agung diamankan oleh KPK saat dalam perjalanan menuju Bulukumba.

KPK juga turut mengamankan Edy di kediamannya beserta barang bukti uang dalam koper tersebut.

Pasca-menangkap Edy, KPK langsung bergerak ke rumah dinas Gubernur Sulsel untuk mengamankan Nurdin.

Selain ketiganya, KPK juga turut mengamankan tiga orang lainnya, yakni sopir Edy bernama Irfan, dan dua orang lainnya berinisial NY, dan SB.

Ketiga tersangka yang telah ditetapkan dijerat pasal terkait UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.(TribunVideo.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul KPK Sita Koper Berisi Rp 2 Miliar, Diduga untuk Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah

Nicky Astria Jarum Neraka

 


Nicky Astria (lahir di Bdg 18 Okt 1967; umur 53 tahun) adalah seorang penyanyi Rock terkenal dengan tembangnya yang bertajuk “Panggung Sandiwara”. Menurut penyanyi Anggun, Nicky Astria adalah Penyanyi wanita dengan vokal terbaik di Indonesia. Nicky Astria merupakan penyanyi dengan vokal range hingga 4 oktaf dengan jenis suara Power Soprano. Nicky Astria juga pemenang  Anugerah Musik Indonesia atau AMI Awards.


Bakat Nicky sebagai penyanyi ditemukan oleh sang legenda gitaris rock bernama Ian Antono pada sebuah malam ekspresi seni antar-SMA. Nicky Astria debut album sejak 1983 sampai 2012. Saat ini ia sedang "vakum" dalam industri musik Indonesia dan fokus untuk mengurus keluarganya. Beberapa tembang lagu yang melambungkan namanya sebagai legenda musik rock adalah Tangan-tangan Setan, Jarum Neraka, Mengapa, Bias Sinar, Misteri Cinta, Kau, Uang, Matahari dan Rembulan, Tertipu Lagi dan Pijar. Serta beberapa lagu yang direkam bersama Achmad Albar seperti Jangan Ada Luka dan Asmaramu Asmaraku


Lagu


1. Misteri Cinta

2. Biar Semua Hilang

3. Mengapa

4. Panggung Sandiwara

5. Cap lang

6. Kau

7. Samar Bayanga

8. Cinta Di Kota Tua

9. Bias Sinar

10 Lentera Cinta

11 Uang

12 Mata Lelaki

13 Jarum Neraka

14 Gelombang Kehidupan

Pengendara Moge Minta Maaf, Polisi Buru Pelaku yang Terobos Ring 1

 


Pengendara Moge yang Ditendang Paspampres Kini Minta Maaf, Polisi Buru para Pelaku

Sabtu, 27 Februari 2021 12:19 WIB
Kompas TV

TRIBUN-VIDEO.COM - Pengendara motor gede (moge) yang mengunggah video ditendang oleh Paspampres di Jalan Veteran III, mengungkapkan permohonan maaf.

Permohonan maaf itu disampaikannya melalui unggahan di akun Instagramnya, Jumat (26/2/2021).

Ia juga telah menghapus video tersebut dan mengaku siap mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Permohonan maaf tersebut dibuat oleh pemilik akun Instagram @juniarwilliam17 dalam sebuah postingan dan juga Instastory.

Dalam tulisan tersebut, Juniar mengunggah foto berlatar gelap dan disertai caption.

"Saya atas nama pribadi meminta maaf kepada instansi2 terkait atas kejadian di Jl Veteran 3," ucapnya.

Ia juga mengaku menyesal dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatan tersebut.

"Saya menyesal dan untuk kedepanya tidak akan mengulangi hal tersebut," jelasnya.

Tak hanya itu, Juniar juga menjelaskan bahwa pihaknya telah menghapus segala video terkait kejadian yang melibatkan paspampres tersebut.

"Semua video yang berhubungan dengan kejadian tersebut telah saya takedown untuk maksud yang baik. sekali lagi saya meminta maaf yang sebesar-besarnya," katanya.

Sementara itu, melalui unggahan di Instastory, Juniar mengaku siap bertanggungjawab dan bertemu pihak-pihak terkait kejadian di wilayah Ring 1 itu.

"Di sini saya akan melakukan klarifikasi, bahwa saya lagi menunggu arahan selanjutnya untuk datang ke instansi terkait dan bertemu dengan yang bersangkutan," jelasnya.

Sementara itu, pihak kepolisian dari Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya hingga saat ini masih mencari para pengendara moge yang menerobos ring 1 sekitaran Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Minggu (21/2/2021) lalu.


Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Fahri Siregar, mengatakan pihaknya akan mencari tahu identitas para pengendara moge tersebut.

"Iya, akan kita cari identitasnya. Selanjutnya, kita akan klarifikasi terkait peristiwa tersebut," kata Fahri di Jakarta pada Jumat (26/2/2021).

Untuk mengantisipasi kejadian serupa tidak terulang, Fahri mengatakan, ke depan pihaknya akan meningkatkan patroli di area ring 1.

"Tindakan preemtif dan preventif akan kita tingkatkan ke depan," ucap Fahri.

Seperti diketahui sebelumnya, video pengendara motor gedemelewati kawasan Ring 1 hingga ditendang petugas paspampres, viral di media sosial.

Video amatir yang memperlihatkan aksi ini viral di media sosial Instagram. Salah satunya diunggah oleh akun @bodatnation.

Dalam video itu, sejumlah Paspampres menyetop rombongan moge yang tengah sunmori melewati Jalan Veteran III, di belakang Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat.

Petugas Paspampres lantas mengejar para pengendara hingga sempat menedang pengendara moge itu.

Bahkan terlihat anggota Paspampres tersebut sempat mengeluarkan senjata api.

Setelah dikonfirmasi, tindakan yang dilakukan paspampres adalah hal wajar.

Pasalnya, kawasan yang dilintasi pengendara moge itu adalah Ring 1 dengan pengamanan super ketat.

Asisten Intelijen Paspampres Letkol Inf Wisnu Herlambang mengatakan tindakan yang dilakukan anggotanya tersebut masih manusiawi.

Pasalnya, para pengendara motor tersebut juga dianggap telah menerobos kawasan ring 1 yang saat itu tengah ditutup oleh Paspampres.

"Itu sebenarnya masih manusiawi. Kalau menerobos (ring 1) itu sebenarnya bisa ditembak karena anggota dilengkapi dengan senjata," kata Wisnu kepada Kompas.com, Jumat (26/2/2021).

(Tribun-Video.com)

Millen Cyrus tertangkap narkoba lagi

 

Detik-detik Tertangkapnya Millen Cyrus Akibat Konsumsi Narkoba yang Kedua kali

zoom-in
Detik-detik Tertangkapnya Millen Cyrus Akibat Konsumsi Narkoba yang Kedua kali
Instagram @millencyrus
Keponakan Ashanty, Millen Cyrus atau Millendaru sakau saat diamankan kepolisian diduga terkait narkoba. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fauzi Nur Alamsyah

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Baru sebulan bebas dari rehabilitasi narkoba, Millen Cyrus kembali ditangkap polisi karena kasus serupa, Minggu (28/2/2021) dini hari.

Kronologis penangkapan Millen Cyrus berawal dari operasi protokol kesehatan gabungan.

Baca juga: Baru Bebas, Millen Cyrus Kembali Ditangkap karena Narkoba, Kini Positif Benzo

Baca juga: Pengelola Kafe Tempat Penangkapan Millen Cyrus Kelabui Petugas, Buka Pintu Samping, Kini Disegel

Detik-detik penangkapan Millen Cyrus karena dugaan penyalahgunaan narkoba di Kafe Brotherhood Jakarta Selatan. Keponakan Ashanty ini positif benzo.
Detik-detik penangkapan Millen Cyrus karena dugaan penyalahgunaan narkoba di Kafe Brotherhood Jakarta Selatan. Keponakan Ashanty ini positif benzo. (istimewa/capture Kompas.TV)

Dilakukan oleh Pol PP, provos, TNI, Pom pangkalan laut serta jajaran Ditnarkoba Polda Metro Jaya.

Mereka mengunjungi Kafe Brotherhood, Gunawarman, Jakarta Selatan. Sekilas, terlihat dari kejauhan tempat tersebut tampak tertutup dan gelap.

"Namun ternyata dia buka pintu samping. Itu namanya sepandai-pandainya tupai melompat dia akan ketahuan juga. Namanya maling pasti ketahuan," kata Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Mukti Juharsa di Kafe Brotherhood, Jakarta Selatan, Minggu (28/2/2021) dini hari.

Baca juga: Tak Mau Gegabah, Millen Cyrus: Sekarang Kalau Apa-apa Pikir Dulu Sebelum Bertindak

Baca juga: Ashanty, Sempat Kritis, Alami Penggumpalan Darah lalu Dikabarkan Meninggal, Ini Kabar Terbarunya

Detik-detik penangkapan Millen Cyrus karena dugaan penyalahgunaan narkoba di Kafe Brotherhood Jakarta Selatan. Keponakan Ashanty ini positif benzo.
Detik-detik penangkapan Millen Cyrus karena dugaan penyalahgunaan narkoba di Kafe Brotherhood Jakarta Selatan. Keponakan Ashanty ini positif benzo. (istimewa/Kompas TV)

Millen Cyrus rupanya menjadi salah satu pengunjung di sana. Saat diamankan dan tes urine, dirinya dinyatakan positif benzo.

“Dari tempat itu kami periksa satu orang selebgram berinisial MC bersama temannya. Positif benzo," Ucap Mukti.

Para pengunjung di kafe ini langsung dites swab dan urine. Dalam tes urine ini, Millen Cyrus dan 3 pengunjung lainnya positif Benzo.

Tak hanya Benzo, satu teman lainnya kedapat mengkonsumsi ekstasi dan amfetamin.

Detik-detik penangkapan Millen Cyrus karena dugaan penyalahgunaan narkoba di Kafe Brotherhood Jakarta Selatan. Keponakan Ashanty ini positif benzo. Petugas mencatat nama Millen diketahui urine nya positif benzo.
Detik-detik penangkapan Millen Cyrus karena dugaan penyalahgunaan narkoba di Kafe Brotherhood Jakarta Selatan. Keponakan Ashanty ini positif benzo. Petugas mencatat nama Millen diketahui urine nya positif benzo. (istimewa/capture Kompas.TV)

“Kita bawa ke kantor kita amankan jika dia terbukti menggunakan benzo, kita mungkin akan melakukan rehab kepada 3 orang ini. Dan satu orang terbukti memakai ekstasi, amfetamin," kata Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Mukti Juharsa di Kafe Brotherhood, Jakarta Selatan, Minggu (28/2/2021) dini hari.

"Nanti pelaku-pelakunya kami usut lagi, (kasusnya) lebih dalami lagi," tambahnya.

Kafe Disegel

Kombes Pol Mukti Juharsa
Kombes Pol Mukti Juharsa (istimewa.kompasTV)

Akibat kejadian tersebut polisi memberikan sanksi administrasi dan penyegelan sementara kepada Kafe Brotherhood karena diduga melanggar PPKM dan protokol kesehatan.

"Untuk malam ini Pol PP akan menindak tegas akan disegel dan akan kita police line karena ada narkotika di sini," ujar Mukti.

Millen Cyrus Dua Kali Tertangkap karena Kasus Narkoba

Penangkapan Millen terkait narkoba bukan kali pertama. Ia pernah ditangkap pada November 2020 di sebuah hotel di Jakarta Utara.

Saat itu, keponakan Ashanty ini bersama teman prianya dengan menyita barang bukti berupa sabu seberat 0,36 gram, bong atau alat isap sabu, serta minuman beralkohol.

Setelah pengajuan assesmen rehab disetujui oleh Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Jakarta Utara dan Polres Pelabuhan Tanjung Priok, selebgram Millen Cyrus sudah resmi tidak jadi tersangka.

Millen Cyrus dalam rilis yang digelar di Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (24/11/2020). Keponakan penyanyi Ashanty tersebut diamankan pihak kepolisian terkait kasus dugaan kepemilikan dan penyalahgunaan narkoba jenis sabu-sabu.
Millen Cyrus dalam rilis yang digelar di Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (24/11/2020). Keponakan penyanyi Ashanty tersebut diamankan pihak kepolisian terkait kasus dugaan kepemilikan dan penyalahgunaan narkoba jenis sabu-sabu. (Warta Kota/Arie Puji Waluyo)

Millen Cyrus resmi menjadi korban penyalahgunaan narkotika dengan menjalani rehabilitasi di Balai Besar Rehabilitasi BNN Lido, Bogor, Jawa Barat.

Kabar tersebut dibenarkan oleh Kasat Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok, AKP Rezha Rahandhi yang mengaku sudah mengirimkan pria berusia 21 tahun itu ke Lido.

"Iya sudah kami antar dan limpahkan ke Lido," kata Rezha Rahandhi ketika dihubungi awak media, Selasa (1/12/2020).

Rezha mengatakan kalau pihaknya sudah mengantarkan pria bernama lengkap Muhammad Millendari Prakasa ke Lido, pada Senin (30/11/2020).

Usai Rehabilitasi, Millen Kembali Aktif

Millen Cyrus ungkap rasa syukur telah keluar dari rehabilitasi.Instagram
Millen Cyrus ungkap rasa syukur telah keluar dari rehabilitasi.Instagram (Instagram/@millencyrus)

Selebgram Millen Cyrus memberikan kabar terbaru dirinya yang kini telah selesai menjalani proses rehabilitasi di BNN Lido Bogor, Minggu (10/1/2021).

Millen diciduk polisi akibat kepemilikan narkoba jenis sabu pada November 2020 lalu.

Diketahui, selebgram sekaligus keponakan Ashanty, Millen Cyrus, baru saja menghirup udara bebas, Senin (11/1/2021), setelah menjalani rehabilitasi atas kasus penyalahgunaan narkoba.

Kini keponakan Ashanty itu sudah aktif lagi menggunakan media sosial. Dirinya mengunggah foto sedang berada di BNN Lido Bogor.

Dalam unggahannya, Millen mengucapkan permintaan maafnya pada keluarga dan teman-teman yang telah memberinya dukungan selama menjalani proses rehabilitasi.

"Ass.wr.wb Alhamdulillah saya millen mengucapkan permintaan maaf yang sebesar besarnya teruntuk ibu saya, kakak saya, keluarga besar saya. dan orang-orang yang masih mensupport saya selama ini," tulis Millen dalam unggahannya, Minggu (11/1/2021).

Dirinya mengaku menyesal telah menggunakan barang haram tersebut dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya lagi.

"Kejadian ini sungguh amat saya sesali. Dan saya berjanji tidak akan melakukan hal seperti ini lagi, jangan dicontoh apa yg saya lakukan.

Saya Jadikan ini sebuah pembelajaran hidup yang luar biasa dan berarti buat saya," ujar Millen.