Saturday, January 27, 2018

PANGGUNG MUSIK ROCK BANJIR DARAH.


Hingar bingar panggung musik rock tak luput dari peristiwa2 berdarah yang menimpa para penonton,seperti yang terjadi saat GodBless menggelar konser di Malang.3 orang tewas saat berebut masuk gedung pertunjukan,puluhan orang terpaksa digotong ke RS akibat luka2. Yang paling mengerikan terjadi pada festival hard rock di Taman Rekreasi,Jurug,Solo.Dimeriahkan oleh grup2 keras dari Solo Destroyer dan Tropic,Machine Head dari Jogyakarta yang tampil sebagai band pembuka,disusul Tropic.Kedua grup keras tersebut memanaskan suasana dengan lagu2 dari Deep Purple,Black Sabbath & ELP. Mala petaka terjadi menhelang tengah malam,saat Destroyer tampil dipenghujung acara.Personel Destroyer tampil menyodorkan lagu2 Black Sabbath dalam suasana horror,Pasalnya bau kemenyan merebak keras dari arah panggung,kabarnya Destroyer menyiap 20 kg kemenyan 30 kaleng mentega berisi bom asap,genta dari tiang telpon dan 1 keranjang sampah berukuran besar berisi kembang api. Ditengah raungan lagu "Paranoid" yang disambut tempik sorak penonton tiba2 terdengar ledakan keras diikuti semburan mercon,kembang api dan bom asap.Sebagian penonton mengira ini bagian atraksi Destroyer,namun setelah penonton menjerit histeris melihat beberapa orang roboh bersimbah darah.Kekacauanpun terjadi,ketika Diro bassist Destroyer berteriak "Matek aku...."ia langsung roboh terkena serpihan kaleng mentega. Djoko Waluyo roadies Destroyer yang bertugas membakar mercon,kembang api tewas seketika.& 7 penonton yng berada didepan panggung ikut meregang nyawa.Puluhan penonton terheletak akibat luka2 yang dideritanya.Festival Hard Rock dihentikan setelah bajir darah dimana-mana. Sumber: majalah Aktuil

No comments:

Post a Comment