Tuesday, March 23, 2021

Rokok, Eko: Minyak Menipis, Investasi Gak Akan Datang jika Wahabi Masih Diterapkan dengan Keras

 Rokok, Eko: Minyak Menipis, Investasi Gak Akan Datang jika Wahabi Masih Diterapkan dengan Keras



Netralnews


2021/03/23 13:11


Ikuti


Foto : Istimewa


Kolase perempuan Arab merokok dan Eko Kuntadhi


JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Wanita-wanita Arab yang merokok ramai disoroti warganet. Banyak yang menilai bahwa saat ini Pemerintah Arab Saudi mulai memberikan kebebasan ekspresi bagi kaum perempuan di sana.


Eko Kuntadhi ikut memberikan komentar menggelitik.


“Dunia berubah. Minyak yang menjadi tiang ekonomi Saudi mulai menipis. Saudi harus membuka diri dengan dunia luar. Agar ekonominya bergerak. Investasi gak akan datang jika Wahabi masih diterapkan dengan keras. Saudi bergerak jauh. Wahabi harus menyingkirkan demi ekonomi,” kata Eko, Selasa (23//321).


Untuk diketahui, reportase penggambaran wanita Arab merokok baru-baru ini diberitakan APF seperti dilansir Sindownews. Dilaporkan, "Rima" (27) sedang asyik merokok. Sambil duduk di kursi di sebuah kafe kelas atas di Riyadh, dia menikmati rokok elektroniknya.


"Saya merasa bahwa merokok di depan umum adalah bagian dari melaksanakan kebebasan saya yang baru dimenangkan. Saya senang bahwa sekarang saya dapat memilih," kata perempuan Arab Saudi yang bekerja untuk perusahaan swasta di ibu kota yang minta namanya disamarkan.


Seperti para feminis Barat pada awal abad ke-20, di era perubahan sosial di Arab Saudi beberapa wanita mulai mengisap rokok, pipa shisha, atau vaping sebagai simbol emansipasi.


Pandangan perempuan yang merokok di depan umum telah menjadi jauh lebih umum dalam beberapa bulan terakhir, sebuah prospek yang tidak terpikirkan sebelum pengenalan reformasi menyeluruh di kerajaan ultrakonservatif tersebut.


Penguasa de facto Kerajaan Arab Saudi yang ambisius, Putra Mahkota Mohammad bin Salman, telah meluncurkan serangkaian inovasi ekonomi dan sosial untuk memproyeksikan citra negaranya yang moderat dan ramah bisnis.


Wanita di negara itu sekarang diizinkan untuk mengemudi, menghadiri konser publik dan acara olahraga, serta mendapatkan paspor tanpa persetujuan wali pria.


Rima, yang mulai merokok dua tahun lalu, menepis kekhawatiran tentang dampak berbahaya tembakau. Kendati demikian, dia mengaku khawatir keluarganya akan mengetahuinya.


Dia berkata dia siap untuk pertarungan. "Saya tidak akan memberi tahu mereka bahwa ini tentang kebebasan kepribadian saya, karena mereka tidak akan mengerti bahwa wanita bebas untuk merokok seperti pria," kata Rima, yang mengenakan abaya hitam dengan bordir emas dengan jilbab yang menutupi rambutnya.


"Najla" (26) yang seperti Rima meminta untuk menggunakan nama samaran, mengatakan bahwa meskipun ada perubahan sosial yang cepat, standar ganda masih ada, dan bahwa itu masih dianggap sebagai "skandal dan aib" jika wanita merokok.


Dia satu-satunya wanita yang menyalakan rokok di tengah beberapa meja perokok pria. Dia berkata bahwa dirinya bermaksud "menantang masyarakat" dan sesekali mengabaikan "penampilan kotor".


"Hak-hak saya akan sepenuhnya dihormati ketika keluarga saya menerima saya sebagai perokok," katanya, sembari mengingat seorang teman yang dikirim ke klinik kecanduan ketika orang tuanya mengetahui tentang kebiasaan merokoknya.


Najla mulai merokok ketika dia masih sebagai seorang pelajar, dan seperti dia, hingga 65 persen pelajar perempuan Arab Saudi menyalakan rokok secara diam-diam. Angka itu merupakan statistik sebuah studi tahun 2015 oleh fakultas medis di Universitas King Abdulaziz yang dikutip oleh Arab News.


Terlepas dari keterbatasan, di negara di mana hingga beberapa tahun yang lalu polisi agama akan mengejar dan memukul perempuan karena pelanggaran seperti memakai cat kuku atau membiarkan sehelai rambut keluar dari jilbab mereka, perubahannya telah berputar-putar.


"Sebagian besar klien wanita kami memesan shisha. Itu adalah sesuatu yang benar-benar tak terbayangkan tiga bulan lalu," kata seorang pelayan asal Lebanon di sebuah kafe kelas atas di utara Riyadh.


Heba, seorang perokok berusia 36 tahun yang duduk di sebuah meja di dekatnya, menggambarkan tumbuh di sebuah negara tertutup di mana "semuanya dilarang untuk wanita."


"Saya tidak pernah membayangkan akan bisa merokok shisha di depan umum di samping laki-laki," katanya. "Sekarang semuanya diizinkan. Perempuan berani keluar tanpa jilbab, tanpa abaya dan mereka bahkan merokok di depan umum."


Tetapi bahkan ketika kerajaan telah memperkenalkan reformasi, itu telah menarik kecaman karena tindakan keras terhadap pembangkang termasuk para intelektual, ulama dan aktivis perempuan.


Pada tahun 2018, pihak berwenang menangkap setidaknya selusin aktivis wanita tepat sebelum pencabutan larangan mengemudi bagi kaum perempuan.


Banyak dari mereka yang ditahan menuduh interogator melakukan pelecehan dan penyiksaan seksual. Pemerintah Arab Saudi telah menolak tuduhan itu.


"Tidak ada keraguan bahwa pada tingkat persona ada lebih banyak kebebasan," kata Walid al-Hathloul, yang saudara perempuannya Loujain diadili atas tuduhan memiliki kontak dengan media asing dan diplomat.


"Tetapi reformasi yang mendukung perempuan adalah bagian dari kampanye hubungan masyarakat untuk meningkatkan catatan hak asasi manusia kerajaan," katanya.


"Penangkapan dan demonisasi aktivis perempuan adalah buktinya, ini dirancang sedemikian rupa sehingga reformasi tidak akan dikreditkan ke aktivis," katanya, seperti dikutip AFP, Senin


Lihat artikel asli

Dikira Suaminya, Wanita Biarkan Bagian Sensitif Dielus, Rupanya Perbuatan Pejabat, Istri di Sebelah

 Dikira Suaminya, Wanita Biarkan Bagian Sensitif Dielus, Rupanya Perbuatan Pejabat, Istri di Sebelah



Tribun Jatim


2021/03/23 12:57


Ikuti


ILUSTRASI Berita pejabat cabuli istri teman yang rumahnya diinapi.


Penulis: Ani Susanti | Editor: Sudarma Adi


TRIBUNJATIM.COM - Seorang .


Awalnya wanita yang dicabuli pejabat itu mengira sang suami yang mengelus tubuhnya.


Rupanya perbuatan itu dilakukan oleh pejabat, yang kala itu menginap di tempatnya bersama sang istri.


Pelaku adalah politisi bergelar Datuk di Malaysia.


Ia mencabuli istri temannya saat menginap di rumah korban.


Polisi kini sedang melacak saksi-saksi yang terkait dengan politisi tersebut.


Menurut media Malaysia Sinar Harian pada Sabtu (20/3/2021), seorang sumber menceritakan bahwa Datuk dan istrinya pernah bertamu dan menginap di rumah korban yang berlokasi di Taman Melawati, Selangor, Malaysia.


Kejadian terjadi antara Juli hingga 15 Agustus 2020.


Diketahui suami korban adalah teman dari istri Datuk.


"Pelaku bersama istrinya menginap setelah bertamu, dan suami di rumah mengizinkannya," kata Kepala Polisi Distrik Ampang Jaya, Ajun Komisaris Mohamad Farouk Eshak.


"Kejadian berlangsung antara jam 1-5 pagi. Korban tidur di kamar sebelah tersangka."


"Pagi-pagi sekali, saat korban sedang tidur di lantai atas, dia tiba-tiba terbangun karena merasa dicium dan payudaranya dielus."


"Awalnya korban membiarkannya karena merasa itu dilakukan suaminya, tapi terkejut saat mengetahui ternyata si tersangka di situ." dikutip TribunJatim.com dari Kompas.com, Selasa (23/3/2021).


World of Buzz pada Senin (22/3/2021) melaporkan, korban awalnya tidak membuat laporan polisi karena takut akan keselamatan dirinya dan suaminya.


Sebab, menurut korban, pelaku membawa pistol dan bertemperamen buruk.


"Korban juga diduga berutang 200.000 ringgit (Rp 700 juta) kepada pelaku untuk urusan bisnis," tambahnya.


Mohamad Farouk melanjutkan, polisi telah membuat laporan kasus ini pada 16 Maret, dan sedang mengusutnya.



Bisa-bisanya seorang pria tergiur tubuh mertuanya sendiri.


Namun, nyali pria itu ciut tahu reaksi ibu kekasihnya saat diajak berhubungan intim.


Pria itu nekat beraksi padahal saat itu sedang bersama pacarnya.


Pelaku diketahui berusia 25 tahun dan sudah menjalani sidang atas kasusnya ini.


Ia memiliki bayi dengan pacarnya dan tinggal di rumah ibu si pacar pada 9 Maret 2020.


Kronologi bermula sekitar jam 8 pagi pacarnya tidur di kamar setelah selesai mengurus anak mereka malam hari.


Sebelum pukul 11.30 terdakwa masuk ke kamar korban untuk mengambil bantal, dan ia melihat ibu pacarnya sedang tidur dengan bagian dadanya tersingkap.


Terdakwa lalu melakukan pelecehan seksual di bagian payudara korban, kata Wakil Jaksa Penuntut Umum Tin Shu Min.


Ia pun menyentuh mulut korban dengan tangannya.


Saat korban terbangun, ia melihat terdakwa berjongkok di sampingnya dengan celana terbuka.


Terdakwa berkata kepadanya, "Ayo berhubungan seks" dan korban menolak lalu bertanya di mana putri dan bayinya.


Terdakwa menjawab, mereka sedang tidur.


Korban lalu pura-pura tidur lagi dan terdakwa yang nyalinya ciut, pergi, melansir Channel News Asia pada Jumat (22/1/2021) via Tribunnews dan Kompas.com ( grup TribunJatim.com ).


Korban sangat syok, tetapi tidak langsung melapor karena khawatir terdakwa bakal curiga.


Kemudian pukul 12.35 siang saat terdakwa sedang mengurus bayinya, korban memanfaatkan waktu tersebut untuk melapor ke polisi yang berujung penangkapan terdakwa.


Setelah kejadian itu korban rutin menghadiri sesi di Institute of Mental Health karena merasa tertekan.


Meskipun sesi konsultasi dan obat yang diresepkan dapat membantu, korban masih trauma jika mengingat kejadian itu, kata pengadilan.


Jaksa penuntut lalu menjatuhkan hukuman berdasarkan kerugian yang ditimbulkan pada korban, dan fakta bahwa terdakwa pernah diberi hukuman percobaan pada 2013 terkait kejahatan seks.


Bahkan terdakwa bisa saja dipenjara hingga 2 tahun, didenda, dicambuk, atau kombinasi dari hukuman-hukuman itu.


Kini yang tidak disebut namanya untuk melindungi identitas korban itu, mengaku bersalah atas tuduhan yang dihadapinya.

Monday, March 22, 2021

Pengakuan Staf Desa yang Bugil Bersama Bu Kades, “Saya Bukan Diamankan, Tapi Mengamankan Diri”

 Pengakuan Staf Desa yang Bugil Bersama Bu Kades, “Saya Bukan Diamankan, Tapi Mengamankan Diri”




Pojoksatu


2021/03/23 06:55


Ikuti


POJOKSATU.id, PASURUAN— Staf desa Wotgalih, Nguling, Pasuruan, yang ketahuan bugil bersama bu kades mengaku bukan diamankan, tapi mengamankan diri ke Polres Pasuruan Kota.


Hal ini disampaikan Staf Desa Wotgalih, Salam (35), saat diwawancari wartawan di Polres Pasuruan Kota. Saat diwawancarai, suara Salam seperti bergetar dan dia didampingi 3 kerabatnya saat itu.


“Salah paham itu Pak,” kata Salam kepada wartawan di Polres Pasuruan Kota, Senin (22/3/2021).


Salam mengaku tak punya hubungan khusus dengan Bu Kades Rini Kusmiyati (38) yang merupakan atasannya.


Salam yang menjabat sebagai Kasi Pelayanan Masyarakat Pemerintahan Desa Wotgalih Kecamatan Nguling, Pasuruan, itu mengaku trauma dengan perisitiwa penggerebekan tersebut.


Saat dijenguk saudaranya di Polres Pasuruan Kota, dia mengaku sedang menunggu info perkembangan situasi dari desanya.


“Gak kerasan (di polres). Bukan diamankan. Tapi mengamankan diri,” kilahnya.


Dia menyebut, mengamankan diri ke Polres Pasuruan Kota demi menghindari hal-hal yang tak diinginkan.


Jika situasi desanya aman, staf desa yang lari terbirit-birit sambil membetulkan celana ini akan dikembalikan ke Desa Wotgalih.


Salam sempat menunjukkan goresan luka di tubuhnya kepada wartawan. Pelipis ayah dua anak itu tampak diperban akibat luka dihajar massa saat digerebek.


Ia tampak mengalami sejumlah luka di wajah dan punggungnya.


Seperti diketahui, Bu Kades Rini Kusmiyati digerebek suaminya, Eko Martono saat sedang berduaan dengan Salam di dalam kamar sebuah rumah di Dusun Bendungan, Desa Dandang Gendis, Kecamatan Nguling, Pasuruan, Minggu pagi (21/3/21).


Desa Dandang Gendis merupakan desa yang bertetanggaan dengan Desa Wotgalih yang dipimpin oleh Rini Kusmiyati.


Berdasarkan informasi yang dihimpun, Rini diketahui baru setahun menjabat sebagai Kades Wotgalih. Ia menang dalam Pemilihan Kepala Desa Wotgalih pada 23 November 2019.


Dalam perhitungan suara, Rini Kusmiyati yang pada saat itu mendapatkan nomor urut 1 mengungguli lawannya bernama Solehudin.


Rini pun kemudian dilantik bersama dengan 239 kepala desa se-Pasuruan pada 30 Desember 2019 lalu.

Pakai Handuk Masuk Kamar, Ibu Muda Dirudapaksa Kakak Ipar, Suami Tak Percaya, Melapor tapi Ditolak

 Pakai Handuk Masuk Kamar, Ibu Muda Dirudapaksa Kakak Ipar, Suami Tak Percaya, Melapor tapi Ditolak



TRIBUNNEWS.COM - Seorang ibu muda diduga telah menjadi korban rudapaksa oleh kakak iparnya. 

Peristiwa itu terjadi pada Januari 2021 lalu, saat itu korban habis mandi dan hanya mengenakan handuk saat masuk kamar. Saat itulah pelaku melancarkan aksinya. 

Kendati demikian, sang suami tak percaya jika dirinya menjadi korban rudapaksa. 

Bahkan, korban juga telah melaporkan kejadian yang dialaminya itu ke polisi, namun laporannya ditolak karena dianggap melakukan perbuatan itu atas dasar suka sama suka. 

Ibu muda berinisial ES itu mengungkapkan, dirinya telah tujuh kali dirudapaksa oleh pelaku. 

Bahkan hingga kini masih ketakutan, karena dia diancam akan dibunuh oleh kakak iparnya yang diketahui berinisial Ai.

Akibat rudapaksa yang dilakukan sang kakak ipar, sang suaminya kini marah besar dan mereka kini pisah ranjang. 

Malangnya bagi ibu muda ini, sang suami justru tak percaya jika dia sudah dirudapaksa sebanyak 7 kali oleh sang kakak ipar. 

Bahkan laporannya pun ditolak oleh pihak kepolisian yang menilai bahwa perbuatan itu dilakukan suka sama suka. 

Maka itu, dia kembali mendatangi kantor kepolisian dan meminta keadilan, berikut fakta-faktanya:

Seorang ibu muda diduga telah menjadi korban rudapaksa oleh kakak iparnya. 

1. Bawa Pengacara Datangi Pihak Kepolisian

Seperti diketahui, belum ditindaklanjutinya perkara kasus pemerkosaan terhadap ibu rumah tangga (IRT) yang terjadi di Kabupaten Banyuasin. 

Dedi Junaidi SH Kuasa hukum korban sebut saja ES mendatangi Polres Banyuasin. 

Dedi tidak sendirian menyambangi Unit Pelayanan Perempuan dan Anak Polres Banyuasin, dirinya didampingi Lembaga Perlindungan Perempuan dan Anak Kecamatan Sembawa Banyuasin, Herlis Noorida. 

Kedatangan mereka ke Unit PPA Polres Banyuasin, untuk mempertanyakan laporan kasus pemerkosaan yang menimpa IRT beranak 1 yang dilakukan oleh diduga pelaku Ai kakak ipar korban. 

"Disini kami melaporkan kasus rudapaksa terhadap korban ES, Namun pelaporan pengaduan yang kami sampaikan ke pihak Polres hasilnya tidak memuaskan." 

"Karena laporan kami tidak diterima, dengan alasan karena hasil penyelidikan Polres Banyuasin, pelaku dan korban bisa dikatakan suka sama suka," kata Dedi yang menirukan penjelasan Kanit PPA Polres Banyuasin. 

Menurut Dedi, Minggu (21/3/2021) kejadian pemerkosaan tersebut terjadi pada tiga bulan yang lalu. 

Tempatnya Januari 2021, dan menurut pengakuan korban, dirinya menjadi korban pemerkosaan sebanyak tujuh kali dibawa ancaman pelaku. 

"Kejadian pemerkosaan itu memang dibawa ancaman pelaku, jika tidak menuruti nafsunya korban akan dibunuh," kata Dedi yang menirukan pengakuan korban. 

2. Suami Tak Percaya

Kemalangan ES, ibu muda ini tak hanya diperkosa dan diancam akan dibunuh, ternyata sang suami pun tak percaya. 

Hal ini dikatakan Pengacaranya yakni, Dedi menuturkan bahwa pelaku dan korban masih keterkaitan kekeluargaan, dimana suami korban ES masih adik ipar dari pelaku. 

"Pelaku ini kakak ipar dari suami korban," tutur Dedi seraya menyebutkan akibat peristiwa itu hubungan ES dengan suaminya tidak harmonis, pisah ranjang. 

Sementara itu, dari Lembaga Perlindungan Anak dan Perempuan Herlis Noorida sangat kecewa dengan tidak diterimanya laporan tersebut. 

Apalagi disebut suka sama suka. Padahal jelas korbannya melaporkan kejadian yang menimpa diri korban ke polisi yang didampingi kuasa hukum.

"Kami sangat kecewa, karena korban ES ini masih dibawah umur, dan semestinya ini harus dibela." 

"Saya sebagai lembaga perlindungan perempuan dan anak merasa prihatin karena perempuan punya hak dan korban juga masih dikatagorikan anak-anak," tutur Herlis. 

Sementara itu, korban ES menceritakan awal mula pernikahannya dengan suaminya, hingga kini dalam keadaan tidak harmonis. 

"Saya ketika itu berusia 9 tahun menjadi korban rudapaksa yang dilakukan oleh orang Desa Langkan lain RT," cerita ES. 

Lalu, dirinya dinikahi oleh suaminya dengan syarat umur dirinya harus di tua kan. 

"Sebenarnya saya lahir Tahun 2003 dan dibuat di KTP lahir Tahun 1999," jelas ES yang saat itu dirinya dinikahkan di salah satu Ponpes di Banyuasin. 

Setelah pernikahan, ES dikaruniai anak laki-laki kini berusia 3 tahun. Tetapi kini berpisah dengan suaminya karena perbuatan kakak iparnya. 

"Saya pisah dari suami karena saya dirudapaksaoleh kakak ipar." ujarnya. 

3. Kronologis

Diceritakan ES kejadian ini tepatnya pada Januari 2021 lalu, saat itu dia baru selesai mandi dan memakai handuk masuk kamar. Kala itu suaminya memang tak ada dirumah. 

Saat itulah pelaku kemudian masuk kamar dan mengancam akan membunuhnya. 

Sehingga dibawah ancaman dan disergap kakak pilar, ES pun kemudian diperkosa. 

"Saat itu, saya selesai mandi dan masuk kamar hanya dengan menggunakan handuk," tutur ES yang pertama kali diperkosa Kakak ipar sempat diancam. 

Sejak peristiwa itu, ES memang ketakutan dan menangis. 

"Saya takut mau mengadu ke siapa. Suami saya tidak percaya bahkan menyalahi saya. Sehingga saya dirudapaksa sebanyak 7 kali," ujarnya. 

"Kalau saya tidak melayani saya akan dibunuh dan diceraikan oleh suami, itu ancaman pelau," tandasnya.

Sunday, March 21, 2021

Kades Perempuan Ketahuan Bugil Bersama Staf di Kamar, Suami Bu Kades: Saya Belum Cerai, Saya Dibuang

 Kades Perempuan Ketahuan Bugil Bersama Staf di Kamar, Suami Bu Kades: Saya Belum Cerai, Saya Dibuang



POJOKSATU.id, PASURUAN— Kades perempuan digerebek suaminya dalam keadaan bugil di dalam kamar bersama staf bu kades. Kejadian ini di Kecamatan Nguling, Pasuruan, Jatim.

Suami bu kades menyebut dia belum cerai dan dibuang bu kades. Dan pria itulah perusak rumah tangganya. Pria ini juga merupakan staf di kantor kepala desa.

Pasangan diduga selingkuh itu digerebek di rumah warga di desa tetangga.

Saat digerebek, Bu Kades RK (38) dan stafnya SL (35) dalam kondisi tanpa busana atau bugil di dalam kamar.

“Saya belum cerai. Saya dibuang karena ada orang ketiga itu,” kata EM, suami RK usai pengerebekan, Minggu (21/3/2021).

EM menyebut, keduanya digerebek selingkuh karena ada hubungan terlarang antara RK dan SL.

Keduanya disebut sudah tiga kali menggunakan rumah temannya tersebut untuk melakukan hubungan suami istri.

“Nggak sekali dua kali. Saya dapat kabar tiga kali sudah masuk sini,” terang EM kepada wartawan.

“Akhirnya tadi jam 08.30 WIB dia masuk ke sini, saya intai, keluar dari rumah saya ikuti. Saya ajak 10 saksi dari desa, ada orang sini juga saya ajak. Banyak tadi. Waktu digerebek nggak pakai celana. Dia lari ke masjid lalu ditangkap dan dimassa,” terang EM.

Sebelumnya, polisi mengamankan SL dan membawanya ke Mapolres Pasuruan Kota. Kasus dugaan perzinahan kades dan staf-nya ditangani pihak polres.

“Mereka berduaan tanpa busana. SL diamankan bersama barang bukti sprei,” terang Kasubag Humas Polres Pasuruan Kota AKP Endy Purwanto.

Seperti diketahui, kades perempuan di Kecamatan Nguling berinisial RK (38) digerebek suaminya EM saat berdua bersama SL (35) salah seorang stafnya di rumah warga di desa tetangga, Minggu (21/3/2021) pukul 08.30 WIB.

Saturday, March 20, 2021

Unik Nih, Motor Roda Tiga Mesin 200cc Harga Mirip Honda Vario 150

 Unik Nih, Motor Roda Tiga Mesin 200cc Harga Mirip Honda Vario 150



Unik nih, motor roda tiga mesin 200cc harga mirip Honda Vario 150. 

MOTOR Plus-Online.com - Unik nih, motor roda tiga mesin 200cc harga mirip Honda Vario 150.

China memang juaranya bikin kendaraan unik, namun dengan harga yang bikin melongo saking murahnya.

Contoh seperti motor roda tiga satu ini, tampangnya lumayan sporty dan unik brother!

Kalau dilihat seksama, tampilan keseluruhan motor roda tiga alias trike ini seperti kloningan Can Am Spyder.

Can Am Spyder adalah moge dengan tiga roda yang lumayan ikonik bentuknya.

Trike yang bernama Zhejiang Goliat ini punya harga sekitar US $1,800.

Zhejiang Goliat, motor roda tiga kloningan Can Am Spyder. 

Jika dikonversikan ke rupiah, harga trike ini berada di angka Rp 25 jutaan.

Mirip-mirip dengan banderol Honda Vario 150 yang dijual Rp. 24,300,000 OTR Jakarta untuk tipe tertinggi nih!

Bicara soal tampilan, keseluruhan bodi motor roda tiga ini terlihat menyudut dengan garis-garis tajam.

Bagian sub frame ke belakang mirip seperti motor sport bergaya naked bike dengan rangka model teralis.

Kalau dilihat dari depan, bentuk headlampnya bikin teringat model headlamp Kawasaki Versys 650 lama.

Zhejiang Goliat ini menggendong mesin 200cc satu silinder, berpendingin udara, 4-tak.

Meski tidak diketahui angka tenaga yang dihasilkan, mesin ini sanggup membawa trike ini melaju hingga 85 km/jam.

Kapasitas tangki bahan bakar yang tercatat sebesar 8 liter.

Bagian swing arm depan trike ini menggunakan model arm Dual A dengan sokbreker preload 5 settingan.

Sedangkan swing arm belakang menggunakan sokbreker monosok dengan settingan preload juga.

Ketiga rodanya punya diameter pelek yang sama, yakni rin 14 inci.

Yang berbeda hanya di ukuran ban, dua roda depan memakai ban 130/60, belakang menggunakan ukuran 235/30.

Untuk pengereman, ketiga rodanya sudah mengadopsi rem cakram, lumayan aman ketika diajak riding.

Yang unik, motor roda tiga ini juga punya gigi mundur layaknya mobil konvensional loh!

Menurut brother, motor roda tiga ini cocok gak jika dipakai di jalanan Indonesia?

Friday, March 19, 2021

Terkuak! Segini Penghasilan 2 Sejoli di Bogor dari Link Video Syur

 Terkuak! Segini Penghasilan 2 Sejoli di Bogor dari Link Video Syur



ERA.id - Dua sejoli pemeran video syur di hotel Bogor diamankan di Kosannya di Cibinong Bogor. Ditreskrimsus Polda Jawa Barat berhasil menangkap pameran video syur di hotel Bogor. 

Saat diamankan, dua pameran video syur tersebur sedang berada di sebuah indekos di kawasan, Cibinong, Kabupaten Bogor. 

Kedua pelaku berinsial RTM (31) dan PVT (30) mengakui motif ekonomi dalam membuat konten video syur yang diunggah ke situs porno. 

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Erdi A Chaniago menjelaskan pekerjaan dari pemeran video porno, pemeran pria adalah seorang supir taksi online sedangkan yang wanita tidak bekerja. 

Dalam peredaran video syur sepasang kekasih tersebut, Erdi mengungkapkan para tersangka meraup keuntungan sebesar Rp19,5 juta. 

"Keuntungan yang didapat oleh mereka dari Bulan November, mencapai Rp19,5 juta itu berdasarkan penjualan yang tembus ke luar negeri," jelas Erdi. 

Erdi menuturkan mereka menerima keuntungan dari penonton dengan nilai tukar dolar Amerika. Dari uang itu, kemudian dikonversikan menjadi rupiah. 

"Kemudian ditransfer lagi dalam bentuk rupiah dan diambil oleh pelaku ini dan hanya dalam 10 sampai 15 menit sistem pembayarannya," kata dia.

Motor Baru Saingan Honda BeAT, Bodi Lebih Bongsor, Cuma Rp 12 Jutaan

 Motor Baru Saingan Honda BeAT, Bodi Lebih Bongsor, Cuma Rp 12 Jutaan



Hero Maestro Edge 110, motor baru saingan Honda BeAT, bodi lebih bongsor! 

GridMotor.id - Motor baru saingan Honda BeAT, bodi lebih bongsor, cuma Rp 12 jutaan!

Honda BeAT memang dikenal skutik yang kompak dan irit untuk dipakai sehari-hari.

Ternyata di India sana, ada satu motor matic yang cocok jadi saingan Honda BeAT nih bro.

Motor matic ini bernama Hero Maestro Edge 110 yang punya mesin 110cc, mirip dengan Honda BeAT.

Keunggulan Hero Maestro Edge 110 dibanding Honda BeAT ini ada di banderol harganya loh!

Hero Maestro Edge 110, pesaing Honda BeAT ini tampil lebih gambot. 

Hero Maestro Edge 110 dijual seharga mulai Rs. 64.893 hingga Rs. 68.058 di India.

Kalau dikonversikan, skutik ini dibanderol mulai Rp 12 jutaan hingga Rp 13 jutaan.

Sebagai perbandingan, Honda BeAT yang punya harga mulai Rp. 16,450,000 OTR Jakarta untuk versi CBS.

Hero Maestro Edge 110. 

Di India, skutik memang menargetkan para pengendara yang berkomuter di perkotaan.

Kelebihan lain skutik ini dibanding Honda BeAT adalah bodinya yang tampak lebih bongsor.

Kaki-kakinya juga lumayan gambot, roda depan berukuran 12 inci dengan ban 90/90.

Untuk roda belakang pakai pelek berukuran 10 inci dengan ban 90/100. 

Hero Maestro Edge 110 

Meski begitu, sayang sekali kedua rem di motor matic ini masih memakai rem tromol biasa.

Keunikan lain di skutik ini adalah lubang tangki bahan bakarnya berada persis di belakang.

Lubang ini berada tepat di atas stoplamp, bikin lebih gampang ketika mengisi bensin. 

Posisi lubang tangki bensin Hero Maestro Edge 110. 

Terdapat pula fitur lain seperti slot USB charger, bagasi di bawah jok berukuran 22 liter, dan lampu bagasi.

Hero Maestro Edge 110 memakai mesin 110,9cc BS6 yang menghasilkan tenaga sebesar 8 hp dan torsi 8,75 Nm.

Meski headlamp masih pakai bohlam halogen, namun untuk stoplamp sudah mengadopsi lampu LED.

Hero Maestro Edge 110 punya enam pilihan warna, Midnight Blue, Seal Silver, Candy Blazing Red, Pearl Fadeless White, Panther Black, dan Techno Blue.

Menurut brother, skutik ini bakalan laku dan bisa bersaing dengan Honda BeAT gak jika dijual di Indonesia?

Thursday, March 18, 2021

Sepasang Kekasih di Bogor Buat 26 Video Porno, Polda Jabar: Sengaja Dijual "Pay Per View"

 Sepasang Kekasih di Bogor Buat 26 Video Porno, Polda Jabar: Sengaja Dijual "Pay Per View"



Kompas.com


2021/03/19 12:31


Ikuti


Polisi tangkap pelaku pembuat dan pemeran video porno yang sempat viral di media sosial. kedua pelaku merupakan sepasang kekasih.(KOMPAS.COM/AGIE PERMADI)


BANDUNG, KOMPAS.com - Polisi mengungkapkan bahwa dua pelaku pembuat dan pemeran video porno berinisial RTM (31) pemeran pria dan PVT (30) pemeran perempuan telah membuat 26 video porno.


Hal tersebut diungkapkan Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jabar Kombes Pol Erdi A Chaniago di Kantor Direskrimsus Polda Jabar, Jumat (19/3/2021).


"Mereka telah memproduksi 26 video sejak bulan November 2020," ucap Erdi.


Puluhan video porno yang dibuat diberbagai tempat itu diunggahnya di salah satu situs porno untuk mendapatkan keuntungan pribadi. Sejumlah uang berhasil diraup dari sejumlah video tersebut.


"Dijual secara per tayang istilahnya pay per view," ucapnya.


Namun kini aksi keduanya pun harus terhenti, polisi berhasil menangkap keduanya setelah salah satu video tersebut viral di media sosial.


Seperti diketahui video porno yang viral itu memperlihatkan seorang perempuan berbaju biru berdiri di meja resepsionis.


Video kemudian berlanjut ke dalam sebuah kamar sampai akhirnya terjadilah adegan asusila tersebut. Video berdurasi 3 menit 18 detik itu dilakukan di salah satu kamar hotel.


Polisi dalam hal ini Unit Cyber Ditreskrimsus Polda Jabar kemudian melakukan patroli cyber dalam menindaklanjuti video viral di media sosial itu.


Pelaku dijemput di kos di Cibinong Bogor

Dari hasil penelusuran, polisi akhirnya berhasil mengindetifikasi kedua pemeran video mesum itu. Tak lama, polisi kemudian menjemput keduanya di salah satu kos-kosan di Cibinong, Kabupaten Bogor.


Berdasarkan keterangan, video porno itu dibuat pelaku di salah satu hotel di Kabupaten Bogor pada Jumat (12/3/2021) lalu. Pasangan sejoli ini melakukannya atas kesepakatan bersama.


Video tersebut kemudian diunggah ke salah satu situs porno untuk mendapatkan keuntungan berupa materi uang.


Saat ini polisi masih melakukan pengembangan terhadap kasus itu.


Atas perbuatannya, polisi menjerat keduanya dengan Pasal 27 ayat (1) Jo Pasal Ayat (1) UU RI No.19 tahun 2016 tentabg perubahan atas UU TI No.11 tahun 2008 tentabg ITE, dan Pasal 4 Ayat (1) UU RI No.44 tahun 2008 tentang pornografi.


"Ancaman hukuman pidananya 12 tahun penjara," ucapnya.